Dua Warga Kudus Jadi Menteri, Pj Bupati Bangga Mereka Putra Terbaik Kebanggan Warga Kudus

KUDUS – jursidnusantara.com Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Jawa Tengah, HM Hasan Chabibie mengapresiasi dua putra terbaik asal Kudus yang bergabung di Kabinet Merah Putih. Dua putra daerah Kudus yang jadi menteri itu adalah Nusron Wahid dan Prof. Dr. Abdul Mu’ti.

Keduanya dipercaya membantu Presiden, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka. Nusron Wahid dipercaya menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Sementara, Prof. Dr. Abdul Mu’ti mendapat amanah sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Keduanya telah dilantik sebagai Menteri pada Kabinet Merah Putih pada Senin, 21 Oktober 2024.

”Saya mengucapkan selamat kepada kedua putra terbaik Kudus yang dilantik menjadi Menteri pada Kabinet Merah Putih, mereka berdua merupakan kebanggaan warga Kudus,” kata Pj Bupati Kudus.

Hasan Chabibie merasa bangga dengan pencapaian kedua putra terbaik Kudus tersebut.

Ini menjadi bukti jika Kabupaten Kudus memiliki potensi yang luar biasa di Sumber Daya Manusia-nya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bersiap menyambut mereka jika datang ke Kudus.

“Alhamdulilah, dua putra terbaik Kudus dipercaya dan mendapat amanah untuk mengabdi untuk negeri, yakni kang Nusron Wahid dan mas Abdul Mu’ti,” terangnya.

”Insya Allah dalam waktu dekat, ketika kedua menteri kembali ke Kudus, akan disiapkan agenda kenegaraan untuk menyambut. Jadi nanti akan disiapkan agenda dari Pemkab untuk menyambung silaturahmi antara dua putra terbaik Kudus yang menjadi Menteri, dengan pihak pemerintah daerah dan warga Kudus secara umum,” ujarnya,

Sebagai informasi, Dr. Nusron Wahid, SS., M.Si., ditunjuk sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Nusron Wahid lahir di Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, pada 12 Oktober 1973. Sosok ini menempuh pendidikan dasar di SD Miftahul Thalibin Kudus. Kemudian melanjutkan ke MTs dan MA Qudsiyyah Kudus.

Nusron Wahid juga aktif di Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU), dekat dengan Kyiai dan Habaib. Dia menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor periode 2011-2016. Ia juga menjadi pengasuh pesantren dan lembaga Pendidikan di Kudus.

Sementara, Prof, Dr., Abdul Mu’ti M.Ed., lahir di Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, pada 2 September 1968. Sebagai seorang akademisi dan cendekiawan muslim, Abdul Mu’ti telah lama dikenal sebagai figur yang berpengaruh di dunia pendidikan Indonesia.

Abdul Mu’ti adik KH Zainuddin Rusydan ini menyelesaikan pendidikan S1 di IAIN Walisongo (sekarang UIN Walisongo, red), Semarang, dan melanjutkan studi S2 serta S3 di Universitas Flinders, Australia.

Keahlian akademiknya, terutama di bidang pendidikan, menjadi modal penting dalam kontribusinya terhadap perbaikan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.

Sejak tahun 2022, Abdul Muti menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ia juga pernah menjabat Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah.

(Elm@n)

error: Content is protected !!