Kirab Budaya Bertujuan Nguri-uri Budaya dan Memacu Pertumbuhan Ekonomi Rakyat

KUDUS – jursidnusatara.com Sering kita melihat dalam kegiatan dibeberapa desa di Kabupaten Kudus saat ini sedang ramai digelar kegiatan kirab budaya yang bertujuan untuk nguri-uri budaya atau melestarikan kearifan lokal.

Hal tersebut merupakan sebuah kegiatan yang patut untuk didukung bagi para pemangku kebijakan karena dapat memacu pertumbuhan dan meningkatkan perekonomian kerakyatan. Karena banyak perputaran uang dalam proses pembelian sarpras untuk menunjang kegiatan kirab budaya.

Irwansyah anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus mengatakan, bahwa kegiatan kirab budaya yang sedang ramai digelar di beberapa desa dapat memacu pertumbuhan ekonomi. Karena banyak perputaran uang dalam proses pembelian sarana prasarana (Sarpras) pada kegiatan tersebut.

Dimana kegiatan kirab budaya di Kabupaten Kudus ini bertujuan untuk nguri-nguri atau melestarikan tradisi kearifan lokal yang ada di beberapa desa. Apalagi jika dilihat dari segi ekonomi, dirinya menilai hal itu bagus untuk memacu perekonomian masyarakat desa.

“Kegiatan kirab budaya multi player ekonominya sangat bagus untuk perekonomian desa, karena kegiatan tersebut sangat membutuhkan kelengkapan alat maupun sarpras lainnya saat acara berlangsung,” katanya.

Mas Ir panggilan akrab Irwansyah menambahkan, bahwa dalam kegiatan kirab budaya ada gunungan hasil bumi, tentunya akan membeli sayur-mayur dan alat penunjang lainnya. Sehingga hal itu dinilai baik dan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Sehingga akar rumput ditengah kondisi ekonomi yang belum stabil, bisa terserap melalui pembelian bahan baku kepada sesama masyarakat lain.

Pada Intinya kirab budaya itu. Nah, kalau kita membahas pasar rakyat pun juga sama Sebetulnya agenda tahunan itu digelar oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Kudus dan Bagian Perekonomian. Pertama untuk mengatur harga di pasar agar bisa terkontrol.

Menurutnya daya beli masyarakat dalam membeli bahan pokok dari 6 bulan terakhir juga mengalami kenaikan. Sehingga pasar rakyat dinilai bisa membantu daya beli masyarakat agar bahan pokok bisa terserap dengan baik.

“Sehingga pasar rakyat program tahunan pemerintah daerah ini, dapat dilaksanakan setiap tahunnya dan berjalan baik,” pungkasnya.

(Elm@n)

error: Content is protected !!