Berita  

Lima Partai Non Parlemen di Kudus Koordinasi ke 2 Untuk Tentukan Arah Dukungan Pilbup Kudus

KUDUS – jursidnusantara.com Jelang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada tanggal 27 November 2024. Lima partai nonparlemen di Kabupaten Kudus terus berkoordinasi adakan rapat internal untuk membahas arah tujuan bersama mendukung salah satu pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) di Pilkada Kabupaten Kudus.

Rapat koordinasi untuk koalisi yang dihadiri para petinggi dari Partai Perindo, Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Buruh dan Partai Bulan Bintang. Acara tersebut berlangsung di RM Dapor Mbok Kas yang dimulai pada pukul 19.30-21.30 WIB pada Kamis, 25 Juli 2024.

Dalam hasil rapat koordinasi kelima petinggi Parpol tersebut belum bisa memutuskan arah dukungan, kepada Cabup dan Cawabup Kudus tahun 2024.

KRT Susanto ketua DPD Partai Perindo mengatakan, bahwa kegiatan koordinasi untuk menentukan arah koalisi lima partai non parlemen sudah kami lakukan dua kali ini, yang pertama di RM Ulam Sari kemarin.

Dalam waktu dekat ada konsolidasi akbar yang menghadirkan ratusan pengurus partai dari masing-masing yang tergabung dikoalisi partai non parlemen kudus.

“Ini kesepakatan bersama partai non parlemen, kami memang belum bisa mengusung pasangan Cabup dan Cawabup di Pilkada Kudus 2024 mendatang, namun jumlah pengurus ke lima partai non parlemen dan anggota kami juga patut diperhitungkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Susanto menambahkan, kita nanti dalam pelaksanaan Pilkada akan menentukan sikap, namun saat rapat malam ini belum bisa menentukan keputusan, kami akan laksanakan konsolidasi akbar dan akan menghadirkan ratusan pengurus dari beberapa partai non parlemen yang bergabung.

“Nanti kami akan adakan konsolidasi akbar hadirkan ratusan pengurus untuk satukan persepsi untuk berlabuh ke salah satu calon bupati dan wakil bupati mana yang akan kami pilih,” imbuhnya.

Dalam konsolidasi akbar tersebut, pihaknya akan melihat kepuasan masyarakat mengarah ke calon bupati mana yang lebih pantas untuk didukung.

“Sehingga, pilihan kami nanti murni dari kepuasan masyarakat untuk mendukung salah satu cabup dan cawabup yang muncul dipublik,” ujarnya.

Susanto menegaskan bahwa keputusan akhir untuk mendukung pasangan calon ranah pimpinan partai di tingkat pusat. Oleh karena itu, penunjukan pasangan calon yang akan didukung harus benar-benar tepat untuk meyakinkan pimpinan partai masing-masing di tingkat pusat bahwa itu pilihan tepat dari masyarakat.

“Kita akan meyakinkan DPP, bahwa kita partai nonparlemen di Kudus akan sampaikan ke DPP masing-masing dengan melampirkan surat dukungan ke salah satu pasangan calon sesuai koalisi berdasarkan hasil survei tingkat kepuasan masyarakat,” terangnya.

Pihaknya bertekad dengan bulat supaya pilihan calon bupati yang didukung harus jadi, karena meskipun pihaknya partai non parlemen, namun mempunyai massa yang cukup banyak dari hasil Pileg bulan Pebruari kemarin.

(Elm@n)