Tingkatkan Sektor Pariwisata, Disbudpar Kudus Adakan Pelatihan Tour Guide Kepada Pelaku Wisata Hingga Pelajar

KUDUSjursidnusantara.com Puluhan pelaku wisata hingga pelajar SMK di Kabupaten Kudus mendapatkan bekal pembelajaran dan informasi mengenai kepariwisataan dan kebudayaan yang ada di Kota Kretek.

Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, untuk menyiapkan warga agar bisa melayani wisatawan dengan maksimal. Salah Satunya bekal keterampilan tour guide atau pemandu wisata yang di kemas dalam progam “Belajar Tour Guide di Museum” oleh UPTD Museum Budaya pada Senin-Rabo (13-15/11/2023), kemudian dilanjut di Museum Situs Purbakala Patiayam pada Kamis-Jum’at (16-17/11/2023).

Mutrikah Kepala Disbudpar Kudus mengatakan, kegiatan tersebut sudah dilaksanakan sejak Senin (13/11/2023) di Museum Kretek, dan hari ini, Kamis (16/11/2023) untuk Museum Situs Purbakala Patiayam.

“Kegiatan ini (Belajar Tour Guide) kami adakan Selama 5 hari dan akan berakhir pada Jumat (17/11/2023) besok, tentunya dengan peserta yang setiap harinya berganti-ganti dari berbagai kalangan masyarakat”, katanya.

Read  Proyek Puskesmas 2 Pucakwangi Dikerjakan Tidak Profesional

Tika panggilan akrab Hj. Mutrikah menambahkan, kegiatan ini juga dapat menunjang promosi wisata Kudus, karena pemandu atau tour guide bisa menjelaskan dan menerangkan dengan jelas kepada wisatawan terkait dengan potensi yang dimiliki Kota Kretek.

Ketika mereka mempunyai kemampuan itu, dengan bisa membangun citra pariwisata Kudus dan membuat suatu daya tarik untuk orang-orang di luar Kudus dan sekitarnya datang ke Kudus. Bahkan kita berharap Museum Situs Purbakala Patiayam ini akan menjadi daya tarik wisatawan tingkat nasional bahkan internasional.

“Museum Purbakala Patiayam yang ada di Desa Terban ini, bisa lebih di kenal baik tingkat nasional maupun internasional, ini terbukti kemarin ada wisatawan dari Negara Inggris, Belanda yang datang kesini”, imbuhnya.

Ia menjelaskan, kegiatan belajar tour guide yang berlangsung selama lima hari itu dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) Nonfisik tahun anggaran 2023, dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Read  Gawat.........Pasukan Polresta Pati Dipimpin Kapolresta Langsung Geruduk Markas IPIP.

Segmen peserta dari beberapa lapisan masyarakat yang meliputi; Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kami minta 50 orang dibagi lima hari, duta wisata 20 orang dibagi lima hari, saka wisata 30 orang dibagi lima hari, beberapa pelaku wisata dan desa wisata (Pokdarwis).

Ketika peserta lebih banyak, artinya penyebaran mereka lebih mempunyai kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk menjadi tour guide juga lebih banyak.

Pihaknya juga menyinggung kesiapan Desa Terban, Kecamatan Jekulo, untuk menjadi desa wisata. Menurutnya, Kades dan Pokdarwis saat ini harus ada upaya pengembangan akses, sarpras pariwisata, dan membangun daya tarik wisata yang digelar setiap sepekan.

Kami berharap Pokdarwis Desa Terban bisa lebih semangat, jika sudah mulai ada penurunan maka lebih baiknya akan adakan reorganisasi.

Jadi ada pasar atau pentas seni yang disuguhkan kepada masyarakat untuk menjadi daya tarik wisata di Desa Terban, selain ikon Museum Situs Purbakala Patiayam.

Read  Lapas Pati Panen Lele

Kami berharap Pokdarwis Desa Terban bisa lebih semangat, jika sudah mulai ada penurunan maka lebih baik diadakan reorganisasi demi untuk menunjang peningkatkan Pokdarwis yang ada di Desa Terban itu sendiri.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini, Kabupaten Kudus memiliki masyarakat yang dapat turut mempromosikan pariwisata di Kudus, serta memiliki kemampuan dan pengetahuan mengenai kepariwisataan.

Terlebih, di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah saat ini menyimpan banyak potensi seni, budaya, kuliner, dan pariwisata yang menarik. Sehingga kerap menjadi tujuan wisatawan.

Keberadaan pemandu wisata atau tour guide ini penting. Karena mereka akan bisa menjelaskan memberikan informasi kepada wisatawan tentang daya tarik wisata, atraksi seni, dan potensi lain di Kudus. Perjalanan wisata tentu akan menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.

(Elm@n)

error: Content is protected !!