Desa  

Tradisi Tahunan Sedekah Bumi Desa Kalimaro Diawali Pengurasan Sendang

Grobogan jursidnusantara.com – Tradisi tahunan Sedekah Bumi di Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati kembali digelar dengan penuh antusiasme warga pada Minggu (12/4/2026). Kegiatan diawali dengan prosesi pengurasan sendang yang berlangsung di Dusun Mliwang.

Warga Desa Kalimaro tampak kompak bergotong royong mengikuti kegiatan tersebut. Selain masyarakat setempat, acara ini juga dihadiri oleh Asper Perhutani wilayah Semarang serta perangkat desa.

Kepala Desa Kalimaro, Hartono, menjelaskan bahwa kegiatan pengurasan sendang merupakan agenda rutin tahunan yang selalu melibatkan partisipasi aktif warga.

“Ini adalah tradisi yang sudah berlangsung turun-temurun. Setiap tahun warga selalu hadir dan ikut serta,” ujarnya.

Tak hanya di Dusun Mliwang, rangkaian kegiatan Sedekah Bumi juga dilaksanakan di dusun lainnya. Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada 15 April 2026, yang akan dimeriahkan dengan pertunjukan wayang kulit.

Menurut Hartono, pertunjukan wayang kulit sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Sedekah Bumi di Desa Kalimaro. Setiap punden atau tempat keramat desa selalu menggelar wayang sebagai simbol rasa syukur sekaligus mempererat kerukunan warga.

“Wayang kulit menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan keharmonisan masyarakat yang terus terjaga dari dulu hingga sekarang,” tambahnya.

Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya, tetapi juga mencerminkan nilai gotong royong dan solidaritas sosial yang masih sangat kental di tengah masyarakat Desa Kalimaro.


Pujiono