Hujan Lebat dan Angin Kencang Robohkan Atap Sekolah di Kudus Saat Puluhan Siswa Sedang Belajar

Oplus_131072

KUDUS – jursidnusantara.com Hujan dan angin kencang menerjang wilayah Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah atap rumah warga dan bangunan sekolah rusak. Salah satu titik terparah di SD Islam Nurul Yasin, dimana atap ruang kelas jebol saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung.

Kejadian menegangkan ini terjadi pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 16.30 WIB, bertepatan dengan hujan lebat yang mengguyur wilayah Mejobo. Gedung SD tersebut, yang pada siang hari digunakan untuk KBM SD dan pada sore hari untuk TPQ, berada di lokasi terbuka tengah sawah membuatnya rentan terhadap terpaan angin kencang.

Kepala SD Islam Nurul Yasin, Santika Latsarwati mengatakan, bahwa ada sekitar 20 anak TPQ di dalam kelas saat insiden terjadi.

“Awalnya ada suara gemuruh, angin kencang sekali atap yang terbuat dari seng galvalum dan baja ringan tersingkap, terbang terbawa angin,” katanya.

Tak lama setelah atap utama terbuka, air hujan langsung membanjiri dan merobohkan plafon di bawahnya.

“Para siswa TPQ banyak yang berlari kabur sambil menangis panik dan menjerit,” ujar Santika.

Santika Latsarwati juga menjelaskan, beruntung berkat kesigapan guru, para siswa berhasil dipindahkan ke ruang sebelah sesaat sebelum atap benar-benar ambrol.

“Syukur Alhamdulillah, semua selamat, tidak ada korban,” tegasnya.

Pantauan di lokasi pada Selasa (18/11/2025) menunjukkan bahwa reruntuhan atap dan plafon sudah dibersihkan. Namun, ruangan kelas tersebut kini kosong dan terbuka, dengan semua barang, mulai dari bangku hingga buku-buku, dipindahkan sementara.

Akibat insiden ini, KBM untuk siswa SD maupun siswa TPQ dialihkan sementara ke bangunan lain.

Kami sangat berharap adanya uluran tangan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kudus dan pihak terkait agar atap yang ambrol tersebut bisa segera diperbaiki.

“Kami berharap bisa segera dimanfaatkan lagi untuk kegiatan belajar mengajar, baik siswa SD maupun siswa TPQ,” pungkasnya.

(Elm@n)

error: Content is protected !!