KUDUS – jursidnusantara.com Dua Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kabupaten Kudus, Samani Intakoris dan Masan bertemu di Kantor Fraksi PDI Perjuangan yang berlokasi di kompleks Gedung DPRD Kudus pada Selasa, 2 Juli 2024.
Masan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menyampaikan bahwa pertemuan keduanya merupakan bagian dari proses penjaringan Bacabup-Bacawabup Kudus periode 2024-2029 yang telah mendaftar ke DPC PDIP Kudus.

Pertemuan kedua tokoh Bacabup tersebut dilakukan secara tertutup dan berlangsung sangat singkat lebih kurang 10-15 menit terkait konsolidasi politik.
Menurutnya dari sejumlah orang yang mendaftar ke DPC PDIP Kudus, hanya Samani Intakoris dan dirinya yang terlihat paling berniat mencalonkan diri sebagai Bupati Kudus berikutnya.
“Pak Sam tadi saya ajak komunikasi di DPRD, konsolidasi menyamakan persepsi untuk Kudus, jadi siapapun yang nantinya dapat rekomendasi dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat), apakah Pak Sam atau Masan, sama saja,” terangnya.
Lebih lanjut Masan menambahkan, bahwa usai konsolidasi ini, proses penjaringan akan berlanjut dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) mengundang seluruh calon dari PDIP yang memiliki kemungkinan kuat mendapat rekomendasi menjadi Bacabup.
“Kenapa yang diajak komunikasi hari ini itu Pak Sam, karena kami melihatnya Pak Sam mempunyai suara yang cukup di masyarakat dan mempunyai niat yang cukup, dibuktikan dengan pasang banyak gambar dan sosialisasi,” imbuhnya.
Dari pantauannya, Masan menilai bahwa Bacabup yang paling banyak memasang gambar di seluruh wilayah Kudus sebagai calon Bupati Kudus adalah dirinya dan Samani Intakoris.
“Di lihat dari itu, kemungkinan besar yang mendapat rekomendasi (dari DPP) yang keluar dari nama-nama itu,” katanya.
Kemudian saat disinggung kemungkinan koalisi antara dirinya dan Samani, Masan menyerahkan semuanya pada keputusan DPP PDI Perjuangan.
“Tergantung partai, saya kan tugasnya melakukan penjaringan dan komunikasi yang sudah kami lakukan,” ucapnya.
Bahkan bila nantinya rekomendasi jatuh ke Samani Intakoris, Masan tetap akan maksimal membantu memenangkan.
Sebab Masan yakin, dalam memberikan rekomendasinya, DPP PDIP memiliki sejumlah indikator penentu berdasarkan hasil survei internal yang dilakukan.
“Kalau rekomendasi ke Pak Sam ya gak gimana-gimana, saya selaku petugas partai tetap akan membantu total, dari hasil survei, kelihatan kekurangan dan kelebihannya, tentunya partai mengambil keputusan salah satunya dari hasil survei itu,” tegasnya.

Sementara itu, Samani Intakoris menyebut, bahwa dirinya hari ini datang ke Kantor Fraksi PDI Perjuangan Kudus untuk memenuhi undangan Mas’an bertemu dalam rangka koordinasi dan komunikasi politik.
Lebih lanjut Samani menambahkan, bahwa Pertemuan dengan Mas’an merupakan hal yang positif, mengingat keduanya sama-sama menjadi Bacabup Kudus yang berburu rekomendasi dari PDIP. Disamping itu juga pertemuan ini membahas terkait persiapan menjelang Pilkada tahun 2024.
Dirinya berharap, setelah komunikasi hari ini, komunikasi dengan PDIP menuju Pilkada Kudus 27 November 2024 mendatang semakin baik.
“Intinya ada komunikasi baik, apapun keputusan DPP nantinya, kita sambut dan hormati dengan baik,” terangnya.
Perlu diketahui, selain kedua nama tersebut ada juga nama Bacabup dan Bacawabup Kudus yang santer dibicarakan masyakarat Kudus yakni; Mawahib Afkar, Imam Baikuni, Sandung Hidayat dan beberapa nama lain yang berburu rekomendasi sebagai Bacabup dan Bacabup dari beberapa partai politik peserta pemilu.
(Elm@n)












