KUDUS – jursidnusantara.com Gerakan para petani maju semakin meluas menyasar para petani seluruh Indonesia khususnya di Pulau Jawa. Hal ini terlihat dari pembentukan pengurus tani di Jawa Tengah (Jateng) yang kian masif.

Ribuan petani di Kabupaten Kudus mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon presiden (Capres) dan wakil presiden (Cawapres) nomor urut 02 Prabowo-Gibran di Aula Graha Yuda Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Minggu, 31 Desember 2023 siang.

Dengan dukungan itu, mereka cukup yakin akan mampu menang dalam satu putaran. Bahkan di Kabupaten Kudus disebutkan optimis bakal meraup 60 persen suara.
Para petani yang tergabugn di Aliansi Petani Maju Kabupaten Kudus itu meyakini Prabowo bakal memperjuangkan kesejahteraan para petani.
Sementara itu, H. Mawahib Afkar, politisi Partai Golkar yang juga tim kampanye daerah (TKD) mengatakan, bahwa rekam jejak Paslon nomor 02 Prabowo-Gibran dinilai cukup komplit untuk mendukung kemajuan pertanian di Indonesia.
“Pak Prabowo yang 15 tahun menjabat ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) serta Mas Gibran symbol milenia dan pengusaha yang telah punya progam digitalisasi tentu dapat sama-sama mengangkat pertanian”, katanya.
Prabowo telah menargetkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, sehingga dia sangat konsen dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, Prabowo juga menjadi Capres yang siap melanjutkan progam-progam pembangunan yang sudah dicanangkan Presiden Joko Widodo.
Lebih lanjut Mawahib menambahkan, target kami realistis. Di Kudus banyak parpol pendukung. Serta sejumlah tokoh yang menjadi garda terdepan seperti Nusron Wahid. Belum lagi elemen lain. Dari perwakilan buruh, petani, kedepan juga ada elemen lainnya.
Dari aliansi petani maju sendiri tercatat ada sekitar 1.500 orang yang mendeklarasikan mendukung Prabowo-Gibran.
“Target kemenangan Prabowo-Gibran secara Nasional 60 persen, khususnya Kabupaten Kudus, kami terus bergerak mengajak masyarakat lebih sejahtera hingga ke pelosok daerah”, pungkasnya.
Akrab perwakilan Aliansi Petani Maju Kudus, berharap kepada pak Prabowo setelah terpilih jadi presiden bisa membantu memikirkan kebutuhan petani. Termasuk normalisasi jaringan dari jaringan induk, sekunder, tersier, dan kuarter.
Lebih lanjut Akrab menambahkan, tak hanya soal jaringan air, persoalan pupuk juga diharapkan dapat menjadi fokus perhatian. Disamping itu juga masalah Pupuk dapat dipermudah dan tak perlu menggunakan kartu tani melainkan cukup dengan kartu tanda penduduk.
“Kami juga berharap tentang harga gabah, ketersediaan alsintan yang dapat membantu kian minimnya tenaga pertanian, seperti penggunaan drone untuk pertanian itu juga cukup baik”, imbuhnya.
(Elm@n)












