Dinas Perdagangan Kudus Gelar Pasar Murah, Ludes Diserbu ibu-ibu Dalam Hitungan Menit

KUDUSjursidnusantara.com Dalam mengantisipasi harga sembilan bahan pokok (Sembako) jelang Natal 2023 dan tahun baru 2024. Pemerintah daerah (Pemda) Kudus dalam hal ini Dinas Perdagangan Kudus menggelar pasar murah, yang bertempat di komplek Pendapa Kabupaten Kudus. Jum’at, 22 Desember 2023.

Harga sembilan bahan pokok yang dijual di gelaran pasar murah adalah hasil subsidi Pemkab Kudus, yang besaran subsidinya itu di kisaran 60%, yakni bila beli dipasaran kisaran harga Rp. 220 ribu, tetapi ini hanya dijual seharga Rp. 100 ribu.

Menurut warga Wergu Wetan, Kudus Husnul Khatimah mengungkapkan, pasar murah kali ini dinilai sangat membantu terutama menjelang natal dan tahun baru dimana harga harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik.

“Ini beli sembako murah harganya Rp.100 ribu satu paketnya, ada beras, gula, bawang dan kebutuhan dapur, cukup murah sangat menolong ibu-ibu seperti kami, semoga setiap bulan ada seperti ini sangat membantu karena harga-harga mulai naik”, ungkapnya.

Pasar murah yang digelar dalam rangkaian hari ibu ini, Pemkab Kudus menyediakan satu paket sembako murah dengan nominal harga barang senilai Rp. 220 ribu namun warga hanya membayar Rp. 100 ribu saja.

Dalam satu paket sembako tersebut berisi beras, gula, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, dan mie instan.

Pj. Bupati Kudus Bergas C Penanggungan mengungkapkan, bahwa tujuan dilaksanakannya pasar murah tersebut adalah untuk mengontrol harga sembilan bahan pokok dan sebagai upaya pengendalian laju inflasi yang kian merangkak naik, terutama jelang Natal dan tahun baru 2024.

“Ini adalah upaya dari pada pengendalian inflasi, terutama akhir tahun seperti inikan harga harga sembako mulai meningkat”, ungkapnya.

Sementara itu Plt.Kepala Dinas perdagangan Andi Imam Santosa mengatakan, dalam kegiatan gebyar pasar murah pada hari ini, sekaligus sebagai peringatan hari ibu karena bertepatan tanggal (22/12/2023).

Kami berharap kalangan perempuan terutama ibu-ibu di Kabupaten Kudus bisa lebih meningkatkan peran sertanya dalam pembangunan.

Gebyar pasar murah dalam rangka untuk mengendalikan harga, pihaknya sudah menggelontorkan beras dari Bulog ke sejumlah pasar.

“Untuk pengendalian harga kita Sudah menggelontorkan beras dari Bulog tiap minggu ke pasar pasar ada enam pasar besar yang kita gelontorkan beras dari Bulog untuk pengendalian harga”, pungkasnya Andi.

(Elm@n)

error: Content is protected !!