Ribuan Peserta Meriahkan Kirab Budaya Haul Syekh Sulthan Kamaluddin

KUDUS – jursidnusantara.com Ribuan warga Dukuh Jetak, Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus dalam rangka peringatan Haul Mbah Jogo atau Syekh Sulthan Kamaluddin menggelar Kirab Budaya pada Minggu siang, 28 Juni 2026.

Ada tujuh gunungan hasil bumi yang dikirab mengelilingi dukuh Jetak. Dalam gelaran kirab budaya tersebut melibatkan seluruh warga sebagai wujud penghormatan kepada tokoh agama yang diyakini sebagai cikal bakal Dukuh Jetak sekaligus ungkapan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah.

KH. Ali Ihsan, mengatakan tradisi peringatan Haul Syekh Sulthan Kamaluddin ini telah berlangsung secara turun-temurun dan hingga kini tetap dilestarikan oleh masyarakat. Setiap tahun, kirab budaya juga menjadi agenda yang selalu dinantikan karena mampu mempererat kebersamaan sekaligus menjaga warisan budaya leluhur.

“Hari ini kita melaksanakan kirab budaya dalam rangka Haul Syekh Sulthan Kamaludin. Kirab budaya ini juga sudah berjalan secara kontinu dan diikuti oleh seluruh masyarakat Dukuh Jetak,” katanya.

Lebih lanjut Ali Ihsan menambahkan, bahwa sebelumnya warga terlebih dahulu melaksanakan prosesi buka luwur atau pelepasan kain penutup makam lama untuk kemudian diganti dengan luwur baru, sebagai simbol penghormatan kepada Mbah Jogo (Syekh Sulthan Kamaludin).

Selain kirab budaya, rangkaian haul juga diisi kegiatan keagamaan. Dengan Khataman Bil Ghoib di 15 musala di Dukuh Jetak secara serentak pada Sabtu (27/6/2026).

“Di masing-masing musala mengadakan khataman Al-Qur’an 30 juz pada pagi hinga siang. Ada 15 musala yang melaksanakannya secara serentak dan do’a bersama mohon keberkahan. Lanjut sorenya buka luwur di pesarean makam,” imbuhnya.

Selanjutnya pada Minggu (28/6/2026) Kirab budaya. Ada 7 gunungan hasil bumi yang dikirab Start dan Finish di halaman makam. Kegiatan ini di ikuti ribuan warga dukuh Jetak mulai dari anak-2 hingga orang dewasa, baik putra maupun putri.

“Ada 7 gunungan berisi aneka hasil bumi yang diarak mengelilingi kampung. Gunungan tersebut menjadi simbol ungkapan rasa syukur masyarakat atas rezeki dan hasil panen yang diberikan Allah SWT,” ujarnya.

Rangkaian haul masih akan berlanjut pada Senin-Selasa 29–30 Juni 2026 dengan kegiatan ziarah lembaga pendidikan di Dukuh Jetak.

Selanjutnya, pada Rabu pagi, 1 Juli 2026 prosesi pemasangan luwur baru, dilanjutkan ziarah umum serta pembagian nasi berkah kepada masyarakat.

Puncak acara Haul Syekh Sulthan Kamaluddin akan ditandai dengan penyembelihan seekor kerbau dan puluhan ekor kambing yang kemudian diolah menjadi Nasi Berkah untuk dibagikan kepada warga.

Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan pengajian umum yang menghadirkan KH. Ahmad Badawi Basyir dari Kudus pada Rabu malam Kamis 17 Muharam 1448 Hijriah / 1 Juli 2026 Miladiyah.

“Dengan kegiatan tersebut diharapkan warga Dukuh Jetak bisa nguri-uri budaya dan melestarikan budaya tersebut kepada generasi muda,” pungkasnya.

Sementara itu, sekretaris panitia kegiatan, Moh Junaidi menerangkan, bahwa kegitan kirab budaya tahun ini ada ribuan peserta yang ikut memeriahkan.

“Melihat antusiasme warga yang mengikuti kirab budaya tahun ini kurang lebih ada 1.100 peserta,” ujarnya.

Kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu semaksimal mungkin demi lancar dan suksesnya kegiatan kirab budaya. Juga terimakasih kepada warga yang telah memberi minuman, makanan ringan, buah-buahan kepada para peserta kirab. Semoga amal baik tersebut diterima Allah SWT dengan balasan yang berlipat ganda Amin.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang tidak bisa sebut satu persatu yang telah membantu demi syiar dan semaraknya kegiatan ini,” ucap Junaidi.

Sementara itu, dua Rofiq yakni Is Rofiq dan Moh. Rofiq mengatakan senang bisa memberikan beberapa macam minuman yakni es teh, es campur, es buah nanas, dan es degan.

“Kami senang bisa menyajikan 4 macam minuman kepada peserta kirab, khususnya peserta Drum Band. Jumlahnya ada 400 Cup. Ini hasil patungan dari para donatur yang senang akan kegiatan ini,” kata Rofiq.

Diantara ribuan peserta kirab budaya Pipik perwakilan dari Gang Kalimosodo mengatakan, senang bisa ikut terlibat dalam kegiatan kirab budaya dalam rangka Haul Syekh Sulthan Kamaluddin Jetak Kedungduwo.

“Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahun, demi untuk memeriahkan peringatan Haul Syekh Sulthan Kamaluddin,” kata Pipik.

(Elm@n)

error: Content is protected !!