Aktivis Kudus Audiensi Dengan Kapolres Kudus, Bahas Dampak Perang Timur Tengah

KUDUS – jursidnusantara.com Para aktivis Kudus yang tergabung dalam Aktivis Grup Arwani (AGA) silaturrahmi dan mengadakan audiensi dengan Kapolres Kudus membahas tentang perkembangan geopolitik global, khususnya eskalasi konflik di Timur Tengah.

Pertemuan tersebut di gelar di Kantor Jalan Jenderal Soedirman, Kudus (Ex Polsek Kota). Pertemuan tersebut menjadi forum dialog strategis membahas berbagai issue dan melemahnya tatanan global, mulai dari dampak keamanan, hukum, politik, ekonomi, sosial, budaya, energi dan Ilmu Tekhnologi (IT).

Koordinator AGA Arwani SH., MH., mengatakan, sejak terjadinya Timur Tengah bergejolak perang antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (28/2/2026), maka ruang komuniaksi dan diskusi berbagai elemen masyarkat perlu pertukaran ide dan gagasan untuk membahas dinamika terbaru mengenai potensi eskalasi konflik geopolitik global Timur Tengah.

“Konflik di Timur Tengah merupakan tindakan sepihak yang tidak memiliki mandat internasional,” kata Arwani pada Kamis malam, 2 April 2026.

Ia menilai dampak perang Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran berpotensi mengguncang stabilitas keamanan global, termasuk terhadap situasi ekonomi dalam negeri.

“Kita melihat bagaimana dinamika konstelasi yang terjadi antara Amerika, Israel, dan Iran yang tentunya ini akan berdampak terhadap stabilitas keamanan, politik, hukum, seni, dan budaya,” ujarnya.

Arwani juga menjelaskan, bahwa dalam kondisi global yang tidak menentu seperti ini dapat memicu tekanan ekonomi yang berdampak langsung terhadap sektor ketenagakerjaan dan hubungan industrial di dalam negeri.

Dampak yang paling signifikan yang dirasakan oleh masyarakat adalah ekonomi dan pangan, karena menurunnya daya beli rakyat karena ekonomi.

“Ini tentunya berdampak kepada sektor-sektor yang terkait dengan ketenagakerjaan, yang berimbas ke dalam negeri,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, aktivis kawakan Kudus ini mengajak kepada Polri pada khusunya Polres Kudus dan jajaranya serta seluruh Polsek se-Kabupaten Kudus untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi sebagai berikut ;

1. Turut kelapangan mengenali dan mengidentifikasi masalah yang muncul secara massive, tiba-tiba dan cepat kejadiajya.
2. Segera konsolidasi dan berkoordinasi ke instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ormas, LSM, dan para pengusaha.

Dengan demikian segala kemungkinan yang mungkin terjadi bisa segera terdeteksi dan teratasi karena kerjasama semua pihak yang bersinergi, restu para leluhur dan Ridho Allah SWT.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menjelaskan, bahwa Polres Kudus siap mendukung penuh apa yang telah disampaikan oleh AGA dan akan menindak lanjuti masukan tersebut.

“Kami siap akan menindak lanjuti masukan yang baik dari kawan-kawan aktivis, kami juga akan menjalin komunikasi dan koordinasi kepada berbagai tokoh masyarakat dan tokoh agama,” jelasnya.

Kami berharap kerjasama dengan semua elemen terus berjalan, untuk menjaga situasi dan stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Dengan stabilitas keamanan dan ketertiban yang ada di Kudus, kita bisa membangun dan melakukan pertumbuhan ekonomi,” harapanya.

Kapolres juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus mencari solusi agar mampu bertahan menghadapi dinamika global yang berkembang. Dengan kondisi ini, juga dibutuhkan kerja sama seluruh pihak agar tetap dapat menjaga pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.

(Elm@n)