Berita  

Tim Pemenangan Kecamatan Mejobo Optimis Menangkan Nomor Urut 02 Hartopo-Mawahib 75 Persen

KUDUS – jursidnusantara.com Gencar bentuk tim koordinator tingkat rukun tetangga (Korte), pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Kudus, nomor 02 Hartopo-Mawahib, silaturrahim dan mensosialisasikan Visi-misi dan progam unggulan kepada masyarakat se-Kabupaten Kudus.

Pembentukan Tim Korte berlangsung di Desa Kesambi Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus pada, Senin, 30 September 2024 malam.

Tampak hadir HM. Hartopo-Mawahib Afkar, Sulistyo Utomo Ketua Gerindra sekaligus ketua Tim Pemenangan Kabupaten Kudus, H. Ghofar Korcam Mejobo dan ratusan tamu undangan.

HM Hartopo dalam sambutan menegaskan untuk melanjutkan program Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) atau sekarang disebut Honorarium Kesejahteraan Guru Swasta (HKGS) di wilayah Kabupaten Kudus dengan nominal Rp 1 juta untuk setiap bulan.

Program tersebut, diketahui merupakan salah satu visi misi pasangan Tamzil-Hartopo saat terpilih menjadi Bupati-Wakil Bupati Kudus periode 2018-2023 lalu.

Besaran tunjangan itu pun sempat berkurang saat Kabupaten Kudus dihantam pandemi covid-19 yang menyebabkan banyak anggaran direfokuskan untuk penangan pandemi covid -19.

Kudus ketika itu dinyatakan zona hitam, hampir setiap hari ada puluhan orang yang meninggal dunia. Saya (Bupati Hartopo saat itu) waktu itu berupaya keras untuk bisa menyelamatkan nyawa warga agar bisa selamat dan Kudus bisa terbebas dari Pandemi.

“Alhamdulillah berkat kerja keras Bupati Hartopo beserta tim kesehatan dan pihak-pihak terkait akhirnya Kudus terbebas dari Pandemi covid-19 dan jadi pilot project percontohan se-Indonesia cara menangani pandemi covid -19.

Kemudian untuk program TKGS pasangan Hartopo-Mawahib akan melanjutkan progam tersebut, karena waktu Bupati Hartopo-Tamzil di periode pertama kami yang meletakkan dasar itu.

“Sebab program TKGS adalah program yang baik utuk masyarakat Kudus, maka wajib kita lanjutkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Mawahib Afkar mengamini apa yang telah disampaikan Hartopo. Dirinya menegaskan bahwa progam TKGS untuk guru swasta akan dilanjutkan selama dirinya menjabat bupati dan wakil bupati Kudus.

Lebih lanjut Adik Nusron Wahid ini menambahkan, bahwa Visi-misi dan progam unggulan pasangan nomor 02 Hartopo-Mawahib akan linier dengan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen.

“Maka dukung dan pilihlah nomor 02 untuk calon bupati dan wakil bupati Kudus Hartopo-Mawahib dan untuk calon gubernur dan wakil gubernur Jateng Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen,” imbuhnya.

Disamping itu juga kami pasangan Hartopo-Mawahib juga berkomitmen untuk merealisasikan dana berdaya bagi RT/RW sebesar Rp. 16 juta pertahun, juga Tunjangan Hari Raya bagi Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Seragam Geratis bagi siswa baru SD/MI, SMP/Mts dan sederajat. Ambulance untuk tempat ibadah seperti Masjid, Gereja, Vihara, Klenteng dll.

“Semua progam yang kita akan kami laksanakan sudah kami perhitungkan di APBD Kudus, namun untuk jumlah nominal THR, Ambulance tempat ibadah akan kita sesuaikan dengan APBD yang tersedia,” pungkasnya.

Sementara itu, H. Ghofar koordinator kecamatan (Korcam) Mejobo mengatakan, bahwa dirinya telah membentuk Tim Pemenangan di wilayah kecamatan Mejobo sudah 85 persen.

Pada malam ini kami membentuk Tim Korte Desa Kesambi sebanyak 450 orang yang terdiri dari RT, RW, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Dirinya menarget bisa menang diwilayah Kecamatan Mejobo 75 persen

“Dirinya beserta jajaran tim Korcam Mejobo optimis mampu memenangkan nomor 02 pasangan calon bupati dan wakil bupati Kudus Hartopo-Mawahib dan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng Ahmad Luthfi-Taj Yasin 75 persen,” tegasnya.

Pembentukan tim pemenangan Korte di Kecamatan Mejobo sudah 85 persen, jadi tinggal 15 persen dan menurut rencana dalam pekan ini akan segera dibentuk.

“Tim Korte di Kecamatan Mejobo sudah terbentuk, ada ribu relawan, kami tinggal membentuk 3 Desa dari 11 Desa dikecamatan Mejobo,” pungkasnya.

(Elm@n)