JEPARA – jursidnusantara.com Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) Ganjar-Mahfud Kabupaten Jepara Drs. H. Junarso dampingi Safari Politik Ganjar Pranowo di Sentra pengrajin Ukir Gebyok dan ngopi bareng pemuda di Taman Kopi Mayong, Jl. Raya Kudus-Jepara KM 22, Bugel, Sawah, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Selasa, 2 Januari 2024 sore.

Pasangan Capres dan Cawapres Ganjar-Mahfud, merupakan pasangan yang disokong oleh Dua Parpol Pengusung (Parlemen) yakni PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dan dua Parpol Pendukung (Non Parlemen) yakni Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hanura.
Kegiatan safari politik Ganjar didampingi Ketua TPD Jepara Drs. H. Junarso dan Sekretaris H. Sodiq Priyono bersama H. Andang Wahyu Triyanto, SE, MM (Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara), Dian Kristiandi (Andi) Mantan Bupati Jepara.

Tampak hadir pula H. Haizul Ma’arif, SH., (Ketua DPRD Jepara), Masykuri (Ketua DPC PPP Jepara) beserta Sekretaris H. Habli Mubarok, Masrikan, SH (Ketua DPD Partai Perindo Jepara), Agus Salim (Ketua DPC Partai Hanura Jepara), Ketua Kawan Ganjar Bersatu Nasional (KGBN) Jepara Denny Prihartanto, serta para pemuda Generation Z (Gen Z), relawan emak-emak dan organ-organ Relawan Ganjar Mahfud Kabupaten Jepara.
Sementara itu Drs. H. Junarso, mengatakan, sebelum ke Taman Kopi pak Ganjar menemui para pengukir gebyok Jepara di sela-sela safari politiknya di sentra gebyok ukir di Desa Blimbingrejo Kecamatan Nalumsari Jepara.
Lebih lanjut Junarso juga optimis di Kabupaten Jepara pasangan Ganjar-Mahfud bisa menang di Kabupaten Jepara.
Ketika ditempat pengrajin ukir di Desa Blimbing Rejo Ganjar Pranowo turut mencoba mengukir gebyok, dengan teliti, Ia membuat pola ukir dengan pahat kayu dipandu Ahmad Nurdin yang memberikan arahan bagaimana membuat gebyok bermotif bunga yang baik.
“Tadi mengajarkan motif bunga, senang sekali bisa mengajarkan calon presiden pak Ganjar”, katanya.
Sementara Ganjar saat berada di Taman Kopi bersama Generation Z Menanggapi penanya perwakilan industri kreatif, Ia menegaskan penciptaan lapangan kerja di ekonomi kreatif butuh investasi karenanya, pengurusan izin harus gampang dan tak ribet.
“Harus tanpa pungli dan birokrasi yang ruwet, kepastian hukum juga wajib jelas”, kata Ganjar.
Lebih lanjut Ganjar menambhakan , bahwa ekonomi kreatif ini ruangnya sangat besar dan dunia digitalnya pun harus digenjot, ruang anak muda ini perlu didorong dan perlu mendapat pendampingan.
“Regulasinya harus yang mengakomodir kreativitas anak muda seperti otomotif, desain, seni, esport, entrepreneur, dan lainnya”, imbuhnya.
Untuk kalangan muda atau generasi Z, menurutnya memang harus mendapatkan perhatian dari pemerintah, termasuk diantaranya para difabel atau orang yang berkebutuhan khusus.
“Berilah ruang dan pemerintah harus hadir untuk anak muda, misalnya tadi mohon maaf, disabilitas, mereka harus mendapatkan perhatian, mulai dari sarana dan prasarana juga pendidikan”, pungkasnya.
Sekedar informasi agenda Ganjar Pranowo selanjutnya adalah melaksanakan shalat magrib dan berziarah ke makam Raden Fattah Kerajaan Demak di Masjid Agung Demak.
(Elm@n)












