Proyek P3-TGAI di Puluhan Tengah Pati Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Pekerjaan

PATI – Pelaksanaan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Puluhan Tengah, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, mendapat sorotan setelah ditemukan sejumlah kondisi pekerjaan yang dinilai perlu mendapat perhatian.

Pantauan awak media di lokasi pada Jumat (7/8/2026) menunjukkan adanya dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan pasangan batu pada saluran irigasi. Pasangan batu disebut dikerjakan tanpa proses penggalian atau dudukan yang memadai, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai metode pelaksanaan serta kualitas konstruksi di lapangan.

Selain metode pemasangan, material yang digunakan juga menjadi sorotan. Warga menduga campuran pasir dan material pasangan yang digunakan tidak sesuai dengan standar teknis pekerjaan. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi kekuatan dan ketahanan bangunan irigasi dalam jangka panjang.

Sejumlah warga menyayangkan apabila pekerjaan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat tersebut dikerjakan secara kurang maksimal atau diserahkan kepada pihak lain tanpa pengawasan yang memadai.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, masyarakat berharap program pemerintah tersebut benar-benar menghasilkan bangunan irigasi yang berkualitas dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Kami sengaja melakukan kontrol sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah agar pekerjaan mengedepankan kualitas dan asas manfaat yang jelas,” ungkapnya.

Menurut warga tersebut, kondisi di lapangan perlu menjadi perhatian pihak terkait. Terlebih, proyek P3-TGAI merupakan program yang berkaitan dengan peningkatan dan pemanfaatan jaringan irigasi bagi masyarakat.

Ia menilai kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas karena menyangkut daya tahan konstruksi dan efektivitas penggunaan anggaran negara.

“Ini jelas mengkhawatirkan kalau kualitas pekerjaan tidak sesuai. Yang kami harapkan bangunan ini bisa bertahan lama dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Terkait dugaan adanya unsur penyimpangan atau korupsi, warga meminta agar pihak berwenang melakukan pemeriksaan secara objektif. Dugaan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai tindak pidana tanpa adanya hasil pemeriksaan dan bukti dari pihak yang berwenang.

Sorotan masyarakat juga diharapkan menjadi bagian dari kontrol sosial agar setiap program pemerintah yang menggunakan anggaran negara dilaksanakan secara transparan, sesuai ketentuan teknis, serta mengutamakan kualitas dan manfaat bagi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana kegiatan maupun pihak terkait lainnya belum berhasil dimintai keterangan untuk memberikan klarifikasi mengenai metode pelaksanaan, spesifikasi material, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.

error: Content is protected !!