Kabar Duka, Dua Bocah Meninggal Dunia Tenggelam di Kubangan Bekas Galian C di Desa Klumpit

Oplus_131072

KUDUS – jursidnusantara.com Kabar duka menyelimuti Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Dua bocah laki-laki ditemukan meninggal dunia tenggelam di sebuah kubangan air bekas galian C pada Sabtu siang, 20 Desember 2025.

Informasi awal diketahui sebenarnya ada tiga anak yang sempat bermain di kubangan bekas galian C itu. Salah satunya berhasil selamat, sehingga bisa meminta bantuan untuk menolong kedua temannya yang tenggelam.

Insiden memilukan ini seakan mengulang peristiwa lima tahun lalu ketika empat bocah juga tewas tenggelam di lokasi yang hampir sama.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Korban diketahui bernama Ahmad Syukron Mamun (8) dan Muhammad Abraham Dhiyauddin (8). Keduanya merupakan warga Desa Klumpit RT 3 RW 8, Kecamatan Gebog.

Menurut keterangan Bhabinkamtibmas Desa Klumpit, Eko Hadi, kedua korban awalnya bermain bersama seorang teman lainnya di area bekas tambang tersebut. Diduga, kedua korban berniat untuk berenang atau mandi di kubangan air tersebut.

“Diduga memang sengaja mandi. Sebab, saat ditemukan, kedua korban sudah tidak memakai baju,” ujar Eko Hadi.

Saat kedua temannya tenggelam, satu bocah yang selamat segera berlari mencari pertolongan kepada warga sekitar. Warga yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi dan melarikan kedua korban ke RSI Sunan Kudus, namun nyawa mereka tidak tertolong.

Berdasarkan pengecekan di lapangan, kubangan bekas galian C tersebut ternyata sangat membahayakan. Air yang tenang menutupi kedalaman yang mencapai 2 hingga 3 meter, ditambah dengan endapan lumpur yang tebal di dasarnya.

“Kubangan bekas Galian C di Desa Klumpit itu diperkirakan memiliki kedalaman 2 hingga 3 meter, sedangkan luasnya mencapai sekitar 2X7 meter persegi,” terangnya.

Menurut Eko, lokasi galian C tersebut, berdasarkan informasi warga sering digunakan bermain anak-anak setempat. Kubangan tersebut merupakan bekas dari galian C yang ada di desa setempat.

Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan Olah Kejadian Perkara (TKP) dilokasi tenggelamnya dua bocah tersebut.

(Elm@n)