GROBOGAN – JURSIDNUSANTARA.COM — Aksi pencurian besi begel yang berulang kali terjadi di sebuah rumah sekaligus toko material di wilayah Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, akhirnya terungkap.

Kasus tersebut terjadi pada Senin, 10 Agustus 2026. Seorang pria yang diduga sebagai pelaku berhasil diamankan setelah kepergok saat mengambil besi begel milik korban.
Pengungkapan kasus bermula dari keresahan pemilik toko material yang mengaku telah lima kali kehilangan besi begel atau sengkang kolom yang disimpan di samping kanan rumahnya.
Material tersebut berada di area yang telah dipagari besi. Namun, kondisi tersebut ternyata tidak menghentikan aksi pencurian.
Merasa terus mengalami kerugian, korban kemudian melakukan pengintaian di sekitar lokasi penyimpanan material.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada aksi terakhir, korban dan warga memergoki terduga pelaku saat sedang mengambil besi begel.
Terduga pelaku kemudian diamankan warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
“Korban mengaku sudah lima kali kehilangan. Pada kejadian terakhir, yang diambil sebanyak dua ikat begel besi, masing-masing ikatan seberat 10 kilogram,” ujar petugas Polsek Pulokulon.
Dua Ikat Besi Diamankan sebagai Barang Bukti
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Pulokulon langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan tumpukan begel besi yang masih tersimpan sebagai stok toko material milik korban.
Sementara itu, barang yang diduga diambil dalam aksi terakhir berupa dua ikat besi begel dengan berat masing-masing sekitar 10 kilogram diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Kasus tersebut kini masih dikembangkan oleh penyidik. Terduga pelaku menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pulokulon guna mendalami motif serta kemungkinan keterkaitannya dengan empat kejadian kehilangan sebelumnya.
Polisi Dalami Lima Kejadian Kehilangan
Penyidik tidak hanya fokus pada aksi terakhir. Pengakuan korban mengenai lima kali kehilangan menjadi bagian yang turut didalami dalam proses pemeriksaan.
Polisi akan mencocokkan keterangan korban, terduga pelaku, saksi, serta barang bukti untuk mengetahui apakah terdapat keterkaitan antara terduga pelaku dengan kejadian-kejadian sebelumnya.
Pihak kepolisian juga mengapresiasi kesigapan warga yang membantu mengamankan terduga pelaku dan menyerahkannya kepada aparat.
Masyarakat, khususnya pemilik toko dan usaha yang menyimpan material bernilai, diimbau meningkatkan pengawasan dan keamanan di sekitar tempat penyimpanan barang.
“Penyelidikan masih berjalan untuk memastikan rangkaian kejadian dan keterlibatan terduga pelaku dalam kasus kehilangan sebelumnya,” demikian keterangan petugas.
(Pujiono)












